Popular Post

Cara Membuat Chatbox

1. Buka Website ini ► www.cbox.ws
2. Klik tombol Sign Up di kanan atas Website tersebut.
3. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini. ( Lihat Gambar )

Cara Membuat Chat Box Di Blog

4. Lalu isi pada kotak - kotak tersebut dan centang, sehingga menjadi ini. ( Lihat Gambar )

Cara Membuat Chat Box Di Blog

Keterangan:

  • Cbox Name diingat ya, karena itu akan dijadikan ID Login kalian.
  • Emailnya disensor ya.


5. Kemudian Klik " Create My Cbox! "
6. Akan muncul tampilan seperti ini jika anda berhasil. ( Lihat Gambar )

Cara Membuat Chat Box Di Blog

7. Setelah itu Cek Email anda dan Login.
8. Kemudian pada halaman utama Cbox tersebut. Klik " Publish! " yang berada di Kanan Atas.
9. Pada halaman baru tersebut, Lihat Bagian ini. ( Lihat Gambar )

Cara Membuat Chat Box Di Blog

10. Kemudian Copy dan Paste Kode tersebut di Blog anda. Jika bingung baca artikel ini Cara Edit Blog.
11. Selesai.

Contoh Tampilan ChatBox ViperGoy Blog!

Contoh Tampilan ChatBox ViperGoy Blog

Bagaimana? Mudah dan Berhasilkan ?

RUANG HATI




Aku tahu, aku bukanlah manusia pertama yang mengetuk dan masuk untuk kemudian menjelajah semua ruangan yang ada di hatimu. Dulu, aku sempat kebingungan karena tak menemukan kunci untuk membuka gerbangnya. Aku paham, kamu sudah terlalu lama menutupnya hingga lupa menyimpan kuncinya yang entah berada dimana. Usahaku untuk sabar menanti pun ternyata tak sia-sia. Lama kelamaan pintu mu terbuka sempurna dan aku bisa masuk ke dalamnya.

Saat aku masuk, tahukah kamu bahwa ruangannya terlihat amat kosong, usang, dan berdebu? Pasti pemilik terdahulu telah lama meninggalkannya. Aku pun memutuskan untuk menjelajah setiap jengkal ruangannya, setiap koridor, hingga sudut tersempitnya. Demi memastikan bahwa tak ada barang atau kenangan tertinggal dari pemilik sebelumnya. Namun, aku menemukan beberapa goresan luka dalam yang telah mengering sempurna. Sesakit itukah luka yang pernah kamu rasakan dulu?

Aku tahu, ada banyak pria yang pernah masuk ke dalam hatimu. Entah itu mereka yang hanya melihat-lihat, menumpang berteduh, berlalu lalang, hingga memutuskan untuk bersemayam sejenak di sana. Tak apa, itu semua memang bagian dari perjalanan serta proses pendewasaan. Aku tidak menabung rasa cemburu yang teramat dalam, mungkin justru tanpa kehadiran mereka dulu, tak akan kutemui sosokmu yang sekarang. Dirimu yang paham membaca isi lingkar kepala pria pun pandai menjaga hati. Menjadikanmu sosok baru yang dewasa karena banyak makan asam garamnya dunia asmara.
.
Dan aku tidak akan pernah mau meninggalkan ruangan hati yang senyaman ini. 

Dear My Future Wife



Ketika aku memutuskan untuk menikahimu, maka semenjak itu juga aku siap jadi siapa siapa kok. Bukan siapa siapanya orang lain. Tapi siapa siapanya kamu. Jadi orang yg ada di depan kamu setiap kamu shalat. Jadi orang yg ada di sebelah kamu setiap kamu bangun tidur. Jadi orang yg adzan di telinga anak kita setelah 9 bulan 10 hari kamu kandung. Jadi partner gantian sama kamu pas anak kita nangis tengah malem. Jadi orang yg selalu disebut sama anak kita saat dia dapet prestasi di sekolah "aku kan anak abi umi!". Aku ga nuntut apa apa kok. Aku juga makannya gampang ga ribet. Dibuatin tahu tempe atau bahkan nasi goreng simple yg bumbunya kamu beli di warung juga aku makan. Asal disuapin. :P Pake tangan gamau pake sendok. (Lha katanya ga ribet). Aku gak maksa kamu jago masak, kita masak random bareng di dapur sambil youtube-an kan bisa. Aku siap jadi samsaknya kamu pas kamu pms. Jangan kasar2 tapi. Pukul2 lucu aja ya. Badanku gampang biru soalnya nnti disangka KDRT. Kalo ada apa apa ceritanya sama aku. Ngeluhnya sama aku. Aku siap 24 jam buat kamu. Kemanapun. Kapanpun. Aku rela cuti kerja untuk nemenin kamu jalan jalan dan belanja. Sama 2 anak kita ajak sekalian. Family comes first. Anggep aja ucapan terimakasih aku ke kamu yg udah jadi supporter setia aku ngurus semua bisnis, usaha dan kerjaan aku selama ini. Dan kamu kalo mau kerja juga silahkan. Asal jam kerjanya jangan ngelebihin jam kerja aku. Jangan capek capek banget. Capek aja. Karena muka capek kamu pasti gemesin. Nanti pulang kantor aku jemput. Kita mampir ke jajanan2 lucu yg biasa kamu suka. Pop ice? Kue cubit? Martabak? Boleh. Aku ga akan pernah ngeluh kalo kamu gendut. Dan setiap kita mau tidur, setiap kamu tanya "will you still love me in the morning?"Jawaban aku akan selalu sama."Forever and ever, diyyy."

- Copyright © 2013 Irbah Baihaqi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -